Sah! Ini Tipe Gamer Menurut Riset Ilmiah

Ada banyak orang yang membahas tipe gamer. Tapi tahukah Anda bahwa ada juga jenis gamer yang diciptakan berdasarkan penelitian ilmiah psikologis? Hah, menarik kan?

Penelitian semacam ini sering terjadi. Biasanya, penelitian seperti ini dapat memberikan dasar bagi pengembang game untuk membuat dan memasarkan game mereka kepada audiens yang tepat.

Di sisi lain, mengetahui tipe gamer sendiri juga bermanfaat. Yaitu untuk menentukan apakah suatu game tertentu layak dibeli atau tidak. Bahkan bisa juga menentukan perangkat apa yang kita gunakan untuk bermain game.

Sebagai ilustrasi, saya tidak suka game battle royale. Bahkan jika Anda memainkan game kompetitif, sebagian besar adalah game penembak arena/pahlawan (mis. 5v5). Saya lebih suka game aksi single-player atau co-op dengan cita rasa petualang. Bahkan lebih baik jika terlihat seperti orang ketiga. Seperti seri “Horizon Zero Dawn”, seri “God of War”, seri “Mass Effect”, dll. Nah, dari sini, sepertinya saya lebih cocok membeli PlayStation daripada laptop gaming.

Lalu, apa saja tipe-tipe gamer menurut penelitian ini?
Tipe Pemain Richard Bartle

Pada tahun 1996, Richard Bartle menerbitkan jurnal penelitian berjudul “Hearts, Clubs, Diamonds, Spades: Players Who Suit MUDs.” Penelitian ini berdasarkan pemain MUD dan MMORPG menggunakan grafik dengan 4 sumbu ukuran: Acting, Interacting, Player, dan World. Tapi kemudian penelitian ini juga berlaku untuk game single-player.

Menurut jurnal Bartle, ada 4 tipe pemain, yaitu:

Pengarsip (Berlian)
    Gamer yang fokus pada achievement, entah itu level atau status tertentu, mendapatkan level armor atau skill tertentu, mendapatkan semua achievement, dll.
    Sangat menyenangkan untuk terlihat seperti Anda memiliki keterampilan atau baju besi atau kulit yang berbeda (terutama jika yang lain belum mendapatkannya)
Penjelajah (Sekop)
    Gamer yang suka menjelajahi daerah, mencari tempat rahasia, mencari jalan keluar, dll.
    Cepat bosan jika area dikuasai dan tidak ada event atau lokasi baru.
Sosialisator (Hati)
    Gamer yang suka bermain dengan pemain lain (terkadang tidak memperdulikan skill) dan juga suka berinteraksi dengan NPC.
    Suka mendapat teman baru, mendaftar ke guild (klan), dan tentu saja mabar.
Pembunuh (Klub)
    Gamer yang kompetitif dan fokus untuk mengalahkan pemain lain.
    Suka mendapat posisi di leaderboard, hobi speedrun, dll

Tidak ada empat tipe standar. Oleh karena itu, seseorang dapat memiliki keempat unsur di atas dengan tingkatan yang berbeda-beda. Jika Anda ingin mencoba melihat karakter Anda sebagai seorang gamer, Anda dapat mencoba tes Bartle ini di sini.
Perkembangan Teori Bartle

Pada tahun 2003, melalui jurnal yang berjudul “A Self of Sense”, Richard Bartle mengembangkan bagan penelitian di atas dengan menambahkan satu sumbu lagi (dengan dua kriteria), yaitu: Eksplisit dan Implisit.

Dari tabel ukuran baru ini, muncul 8 tipe gamer. Itu adalah:

berprestasi
    Perencana (Eksplisit): Tetapkan tujuan dan upayakan untuk mencapainya.
    Oportunis (Implicit): Mencari objek pencapaian, tetapi sambil lalu.
Penjelajah
    Ilmuwan (eksplisit): Jelajahi berbagai bidang secara teratur (sini dulu baru sana).
    Hacker (implisit): Menavigasi area dengan intuisi (biasanya di tempat seperti ini ada).
Sosialisator
    Networker (eksplisit): Suka melihat kemampuan pemain lain dan bekerja sama.
    Teman (implisit): Sama seperti bermain bersama.
Pembunuh
    Politisi (Eksplisit): Ambisi untuk menjadi yang terbaik.
    Griefer (implisit): Ingin menjadi yang terbaik, tetapi dengan reputasi belum tentu baik.

Tipe Pemain Jon Radoff

Melalui buku “Game On: Energize Your Business with Social Media Games”, Jon Radoff mengadaptasi kuadran Bartle dan menawarkan versinya sendiri. Yaitu dengan mengukur sumbu: Kualitatif, kuantitatif, sedikit pemain, dan banyak pemain.
jon radoff tipe gamer

Dari keempat sumbu tersebut muncul 4 jenis kecenderungan gamer, yaitu:

Immersion — Gamer yang mengutamakan pengalaman imersif, seperti cerita, mekanisme kausal dalam game, pola, menikmati keindahan lokasi, dll.
Achievement — Gamer yang suka mencapai prestasi tertentu, terutama yang berhubungan dengan skill dan control dalam bermain.
Kerjasama — Gamer yang peduli dengan hubungan dengan pemain lain, termasuk cara bekerja sama, aktif dalam kelompok (klan), dll.
Kompetisi — Gamer yang kompetitif, baik itu status, level, keterampilan, sumber daya, dll.

Sumber :